Di ada jumlahnya sedikit berarti kebutuhan manusia akan kendaraan

Di
era global seperti ini, tentulah mahasiswa dituntut untuk selalu berpindah dari
satu tempat lain ke tempat lain baik itu untuk pergi menimba ilmu, mencari
makan, maupun hanya untuk sekedar berbelanja. Hal ini mendorong mahasiswa untuk
mencari alternatif transportasi yang dapat mendukung mobilisasi mereka secara
efektif dan efesien. Saat ini teknologi semakin canggih dan kehadiran ojek
online menjadi sebuah alternatif baru yang dapat digunakan mahasiswa untuk
menunjang mobilisasi mereka. Essay ini ditulis dengan tujuan menganilisis kasus
pro dan kontra ojek online di Indonesia khususnya di kalangan Mahasiswa agar
dapat mengetahui apakah sudah tepat langkah yang diambil oleh mahasiswa untuk
menggunakan ojek online sebagai alternatif transportasi yang baru? Apa dampak
yang ditimbulkan apabila transportasi berbasis online ini makin hari makin
meningkat peminatnya? Dan Bagaimana cara menyikapinya dengan bijak?

            Transportasi pada saat ini merupakan
suatu kebutuhan yang bisa dibilang cukup penting bagi siapa saja. Terdapat berbagai
macam jenis transportasi, baik itu roda dua atau roda empat, transportasi
publik atau pribadi tentu fungsi utamanya adalah untuk memudahkan berpindah
dari satu tempat ke tempat lainnya. Kebutuhan akan transportasi pada saat ini
sangatlah tinggi, ini dapat dilihat dari semakin banyaknya jumlah kendaraan di
Indonesia, karena apabila kendaraan yang ada jumlahnya sedikit berarti
kebutuhan manusia akan kendaraan sedikit pula, begitu pula sebaliknya. Dengan
meningkatnya kebutuhan akan tansportasi maka munculah inovasi baru yaitu
transportasi berbasis online yang dapat berupa motor, mobil, taxi, hingga
kurir. Inovasi ini tentu membantu memenuhi permintaan terhadap transportasi di
masyarakat khususnya dikalangan mahasiswa. Jangankan bagi Mahasiswa rantauan,
bagi mahasiswa yang tinggal di wilayah sekitar kampus juga tidak jarang yang
menggunakan ojek online sebagai transportasi untuk pulang dan pergi. Ojek
online begitu diminati oleh kalangan mahasiswa karena selain cepat dan nyaman,
ojek online diklaim mempunyai harga yang lebih murah dibandingkan ojek
konvensional. Berdasarkan hasil survei dari penelitian Crossmedia Link, 61%
responden mengatakan bahwa layanan yang diberikan dibandingkan dengan biaya
yang dikeluarkan serta efisiensi menjadi faktor yang paling penting dalam
menggunakan transportasi online.
58% responden juga menjawab menggunakan transportasi online karena alasan
kemudahan dan kenyamanan saat memesan langsung dari ponsel
mereka1. Selain
itu keunggulan dari ojek online adalah bagi mahasiswa rantuan yang tidak begitu
banyak tahu tentang wilayah baru mereka, tentu dengan adanya ojek online ini
akan memudahkan mereka dalam bermobilisasi karena cukup dengan memasukan tempat
dimana mereka berada dan tempat yang akan dituju, tidak perlu repot memikirkan
angkutan umum yang mana yang harus mereka gunakan jika ingin pergi ke suatu
tempat dan apabila menggunakan ojek online kita akan diantarkan hingga tempat
tujuan kita, seperti masuk kedalam gang kecil, masuk kedalam halaman gedung,
dan sebagainya. Dan yang terpenting adalah menggunakan ojek online juga lebih
efesien karena apabila terkena macet pengemudi ojek biasanya mengambil rute
lain agar lebih cepat sampai, tidak seperti angkutan umum yang mempunyai
rutenya masing masing.

We Will Write a Custom Essay Specifically
For You For Only $13.90/page!


order now

            Namun dibalik semua itu tentunya
ojek online ini mempunyai sisi buruk. Terkadang pengemudi ojek online meminta
tip atas perjalanannya, sebagai mahasiswa yang memegang teguh prinsip hemat
pasti hal ini merupakan suatu hal yang tidak diinginkan, terlebih lagi jika
kita memberi uang yang cukup besar kemudian pengemudi ojek online itu tidak
mempunyai kembalian maka kita harus tulus hati memberikan uang kembalian kita
pada pengemudi ojek online. Ojek online juga tidak selalu menjamin harganya
yang murah karena pada waktu tertentu dan kondisi tertentu akan mahal karena
tingginya permintaan. Saat saat seperti ini sering kita jumpai saat pagi jam
masuk kantor dan saat sore hingga malam saat jam pulang kantor. Dan juga harga
bisa melambung tinggi apabila saat sedang hujan dan sesudah hujan. Selain itu
yang terpenting adalah apabila semakin tinggi angka permintaan ojek online maka
kemungkinan untuk terjadi monopoli sangatlah besar, dan tentunya ini akan
berimbas kepada ojek konvesional dan pada masyarakat karena ojek online dapat
mengendalikan harga sesukanya dan masyarakat akan menerima begitu saja karena
ojek online memang sudah menjadi kebutuhan mereka, apabila harga ojek online
menjadi tidak murah lagi maka ini akan menjadi momok bagi mahasiswa.

            Kesimpulannya adalah ojek online
mempunyai sisi positif dan negatif tersendiri yang tak terbantahkan. Sebagai
mahasiswa alangkah baiknya untuk tidak terlalu sering untuk menggunakan ojek
online terlebih untuk jarak yang dekat dan jika bisa membawa kendaraan sendiri
mengapa tidak? Menggunakan ojek online boleh saja tapi gunakan juga
kebijaksanaan didalamnya.

1
Ramadoni, Faisal. (2017, September 4). Jumlah
Pengguna Tranportasi Online Hampir Mencapai 50% dari Total Pengguna Internet.
Retrieved December 6, 2017, from https://teknojurnal.com/jumlah-pengguna-tranportasi-online-hampir-mencapai-50-dari-total-pengguna-internet/

x

Hi!
I'm Marcella!

Would you like to get a custom essay? How about receiving a customized one?

Check it out